Binjai,Sankaranews
- Ketua DPD Projo Muda Sumut Irwansyah Hasibuan, menyatakan keprihatinan atas
fenomena yang terjadi di TPS 10. Dalam Pemungutan Suara Susulan (PSS) yang
dilaksanakan KPU Kota Binjai di 20 TPS di Kecamatan Binjai Kota, Minggu
(01/12/2024).
Pasalnya, muncul 6 orang pemuda untuk mendaftar sebagai
peserta pemilih di TPS 10 Jalan Pradan, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai
Kota pada saat pukul 13.00 wib.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, para pemuda ini
gerak-geriknya mencurigakan keluar-masuk TPS.
“Saat ditanyai mereka ini ternyata bukan bagian masyarakat
Kelurahan Berngam dan di cek KTP mereka juga, benar bahwa bukan warga asli di
sini,” ucap salah seorang warga yang tidak Memberikan identitasnya saat
dikonfirmasi wartawan pada saat itu di lokasi.
Namun mirisnya, para pemuda ini mengantongi kartu C6 sebagai
pemilih di TPS Berngam. Menjadi pertanyaan oleh masyarakat, dari mana para
pemuda tersebut bisa mendapatkan kartu C6.
“Nyaris di massa masyarakat Bang. Karena diantara kartu C6
yang mereka miliki, tertera nama warga yang ada di sini,” sebutnya.
Berada ditempat yang sama, seorang pria lain menyebutkan
kornologi kejadian kepada awak media, ia menuturkan sebelum di TPS 10 mereka
sudah mencoba daftar di TPS 09 tetapi ditolak. Warga menduga 6 orang pemuda ini
merupakan suruhan salah satu Paslon Pilkada.
Sementara itu, akibat kehadiran 6 pemuda itu, langsung
memancing emosi warga. Respons cepat dari aparat ke Polisi yang berjaga
langsung mengamankan ke enam pemuda itu, kerusuhan yang terjadi di TPS 10
tersebut.
Diketahui, Kapolsek Binjai Kota Kompol Arnawati langsung
gerak cepat mengamankan 6 orang pemuda dan memboyong ke kantor Bawaslu Kota
Binjai.
Sedangkan, awak media mencoba mendatangi kantor Bawaslu Kota
Binjai untuk mengkofirmasi terkait kejadian tersebut, namun masih dalam proses.(Red).